Jumat, 16 Januari 2015

Penuhi Janji, Jokowi Undang Petani Keistana.

JAKARTA..Presiden Jokowi memenuhi janjinya kepada petani saat blusukan ke subang jawa barat ahir bulan lalu janji tersebut alah mengundang petani untuk hadir ke istana negara.
jokowi menuturkan pertemuan di sawah bulan lalu sangat menyenangkan namun ternyata petani lebih menginginkan untuk berkunjung keistana
"acar ini memenuhi janji saya di subang saat itu saya berpikir bertemu di sawah berkaitan dengan acara ini akan membuat senang" sebut Jokowi
tapi bapak/ibu ingin masuk keistana negara masa setiap hari di sawah terus di sawah lagi sekatangkan sudah diistana negara nanti bisa photo photo di depan kata Jokowi Jum at 16/1/2015
Jokowi pun sempat meminta maaf atas keterlambatan mengahdiri acara yang tadinya di agendakan jam 09.00 wib sehingga harus di gantikan oleh beberapa menteri 
"mohon maaf masih ada urusan yang muter muter sehingga say telpon pak menteri kordinator perekonomian sofyan Djalil Mentan dan Men PU PERA Untuk gantikan sekiat 1 jam terang Jokowi petani yang hadir adalh pemenang Adhikarya Pangan Nusantara (APN) Dan Pemenang Pemilihan Petugas operasi dan pemiliharan jaringan iringasi dan relawa teladan tingkat nasional tahun 2014. (sumber BARANEWS.COM) 

Kamis, 15 Januari 2015

Nelayan Kota Baru Evakuasi Dua Jenazah Air Asia


KOTA BARU. Dua Jenazah di duga korban air asia di temukan mengapung di perairan maradapan kecamatan pulau sembilan rabu pagi kemarin (14/) sekitar pukul 09.00 di dekat jenazah mengapung kursi dan serpihan serpihan yang di duga kuat adalah bagian dari pesawat.
Kondisi jenazah yang berjenis kelamin pria dan wanita tersebut berpakain lengkap namun wajah sudah rusak di slaah satu jenazah juga di temukan adanya sabuk pengaman.
Pagi itu nelayan m nur nelayan di desa marabatuan kecamatan pulau sembilan sedang pulang dari melaut di sekitar perairan pulau maradapan (bgian dari pulau sembilan ) sekita 10 mil dari darat, dia melihat dua jenzah mengapung nelayan pun segera mengevakuasi jenzah tersebut ke atas perahu,
Pada salah satu jenazah terlihat adanya sabuk pengaman selain itu dia juga menemukan serpiah serpihan seperti seperti kursi pesawat terbang serpihan bertuliskan keterangan kursi pesawat dan lain lain nya M nur pun segera membawa jenazah ke kota pulau sembilan.
Sayangnya meski di temukan pagi hari namun karena keterbatasan sarana komunikasi informasi tersebut baru di terima aparat di pusat ibu kota kabupaten kota baru sekitar pukul 16.00 sore camat pulau sembilan M idrus yang kebetulan berada di usat ibu kota menerima lporan tersebut dari warga nya.
Susah sinyal di sini saya dapat laporan dari sudah sore langsung saya ke kenator BPBD (Badan penanggulangan Bencana daerah) melaporkan penemuan itu, ujarnya kepada raar bajarmasin via seluler hal itu di benarkan oleh kepala BPBD Tri Basuki Rahmad.
Pun begitu dengan aparat polres kota baru “ kalau anggotakita di posek pulau sembilan mendaptakan informasi nya sekitar pukul 09 00 tapi kami di kota dapat info pukul 16.00 kata kapolres kota baru AKBP Rizal Irawan Sik.
Untuk memastikan identitas jenazah dia segera memimpin operasi evakuasi ke pulau sembilan menggunakan kapal pol air mabes polri KP Sadewa “ada anggota kita sebanyak 12 orang berangkat di tambah pol air mabes 27 orang kita berangkat pukul 20,00 ujarnya rabu malam kemarin.
Rizal membenrakan kuat dugaan jenzah pria dan wanita adalah korban air asia terindikasi mengingat ada beberapa serpihan bagian pesawat yang di temukan juga” kata rizal,
Meski demikian dia mengakui perjalanan ke pulau sembilan akan memakan waktu lama karena gelombang di laut lepas sekarang bisa mnecapai ketinggian 4 meter “perjalan kesana pulang pergi kami perkirakan akan memakan waktu 18 jam nanti jenazah akan di turunkan di kota baru” tambah nya. Pontianak post 15 januari 2015


Rabu, 14 Januari 2015

Pengadaan Kartu Nelayan Kubu Raya Belum Terealisasi

Sungai Raya..Rencana Pemerintah kabuapten kubu raya untuk mengadakan kartu untuk nelayan setempat masih belum terealisasi hingga kini kata ketua himpunan nelayan seluruh indonesia (HNSI) Cabang Sungai Kakap kasim bakar 
"jangankan di realisasikan di data aja belum ini justru menjadi tanda tanya besar bagi kami karena sampai sejauh ini pemerintah kabupaten kubu raya belum serius melaksanakan program itu.kata kasim bakar di sungai raya Minggu 
menurutnya sejauh ini nelayan juga belum mendapatkan sosialisasi terkait program tersebut kasim menceriatakan ketika kabupaten kubu raya belum terpisah dengan kabupaten mempawah ada sekitar 1.776 nelayan yang terdaftar namun saat ini sejak pemekaran belum ada pendataan ulang.
"setidaknya kami ini para nelayan di kubu raya di data ulang karena kami terahir di data pada saat masih gabung dengan kabupaten mempawah ini tentu sangat merugikan masyarakat nelayan karena jika ada program dan bantuan banyak tidak tepa sasaran, katanya.
semnatar itu ketua HNSI Kabupaten kubu Raya Bahtiar menambahkan selain karu nelayan yang masih belum terrealisasi pihak juga mengharapkan agar pemerintah memberikan solusi dan torobosan yang berbentuk program bantuan untuk membantu nelayan sehigga nekayan bisa amengakap ikan dengan mudah dan banyak
program yang di berikan bukan berupa uang tapi bersifat barang yang produktif suapay nelayan menari ikan dengan mudah dan efisien
"kami meminta kepemerintah untuk melakuka subsidi kesektor petani dan budidaya ikan kenaikan BBM pada waktu lalu dan meski saat ini harga nya sudah turun namun masih berdapak kepada masyrakat kelas menengah kebawah termasuk petani dan nelayan sementara harga kebutuhan pokok naik dan tidak ikut turun bersama BBM. Katanya.
"bukan hanya terkendala segi perekonomian tapi juga dari segi mendapatkan BBM Itu sendiri juga sulit apalagi nekayan yang tingal nya di pesisir kubu raya
.karena itu peran pemerintah daerah juga sanat di harapakan pertanian dan budi daya perikanan tetap berkelanjutan dan tidak putus. katanya..Sumber Antara Klaimantan barat.

Tak Melaut Selama Dua Pekan, Nelayan Keluhkan Belum Dapatkan Bantuan

Sambas. sejumlah nelayan di kabupaten sambas mengelauhkan belum adanya bantuan yang di berikan pemerintah daerah kepada nelayan yang sudah hampir 2 pekan ini tidak melaut.
"kasihan nelayan mulai dari paloh sampai selakau ini  pokoknya yang ada di pesisir ini belum ada sama sekali bantuan " ujar salah satu tokoh masyarakat kecamatan selakau majid songke yang jjuga nekayan ini kepad tribun pontianak co.id.14/1/2015 
mantan ketua HNSI Kabupaten sambas ini mengatakan pada tahun sebelum nya di saat moment seruap nelayan tidak bisa melaut nelayan juga mendapatkan bantuan pangan dengan masing masing beruap 5 KG beras dan 10 bungkus mie instan, 

1.776 Nelayan Kubu Raya Jarang Dapat Bantuan.

Sungai Raya..sekitar 1,776 nelayan di kabupaten kubu raya kalimantan barat jarang mendapatkan bantuan baik pusat maupun daerah kata ketua tim investigasi Faisal " dari investasi di lapangan mimang terjadi ketidak tepatan tekait bantuan khusu nya para nelayan di sungai kakap bahkansebanyak 1,776 nelayan yang terdata sejak kubu raya bergabung dengan kabupaten mempawah termasuk wilayah kakap di 16 desa yang mayoritas masyrakat nya sebagai nelayan sngat jarang di perhatikan kata faisal di sungai raya.
karena itu pihak nya meminta pemerintah daerah dan pusat untuk memprioritaskan kebutuhan para nelayan karena sejauh ini para nelayan banyak mengeluh mengenai program yang di keluarkan pemerintah pusat " bukan hanya itu terkait pasokan BBM Nelayan dapat di awasi sesuai dengan aturan yang ada sehingga tidak ada sepekulan" sementara itu kelompok nelayan sungai kakap kasim bakar berharap kepada pemerintah dapat mengawal pasukan BBM bersubsidi dari peerintah  kepada nelayan karena sejauh ini nelayan akan ada spekulan yang terjadi terhadap pasokan BBM.
"kami minta juga masalh BBM Kepada Nelayan ini harus di kawal sehingga tidak terjadinya situasi yang di mamfaatin oelh oknum yang tidak bertanggungjawab karena SPBU disini sebulan di pasok sebanyak 200 ton minyak untuk nelayan" katanya.
kasim berharap kepada pemerintah dpat memprioritaskan masyrakat nelayan, khusunya di sungai kakap kabuapten kubu raya yang sejauh ini masih tidak di perhatikan pemerintah..Sumber Antara.. 

Senin, 12 Januari 2015

Warga KKU Bakar Kapal Nelayan KKR

PONTIANAK. warga pulai pelapis kecamatan pulau maya karimata kabupaten kayong utara KKU Membakar kapal nelayan Kabupaten Kubu Raya KKR Jum at 9/1/2015 Lantaran kapal nelayan tersebut mengakap ikan di pulai pelapis menggunakan Troll.
" kapal itu di bakar jum at kemarin acara berbarengan dengan pak OSO Di sukadana kata dandim 1203 ketapang letkol inf Asep Ahmad Hidayat melalui pasi intel kodim 1203 ketapang kapten andi kepada wartawan di ketapang minggu 11/01/2015 
menurut kapten andi berdasarkan keterangan warga pembkaran itu terjadi karena kapal nelayan KKR Di Anggap melanggar kesepakatan sebab sebelum anatar kedua pihak pernah membuat kesepakatan tidak mengakap ikan dengan menggunakan troll.sumber tribun pontianak co.id.

Minggu, 11 Januari 2015

Petani Minta Sidang Budiono Tan Di Ketapang

PONTIANAK. Keberhasilan poda kal bar pemilik perkebunan sawit PT Benua Indah Group (BIG) Budiono Tan mendapat apresiasi banyak pihak di antaranya datang dari ketau serikat petani PT BIG Lubuk Simanjuntak " pertama saya ucapakan terima kasih ke kapolda kalimantan barat yang di dukung kejkasaan sudah berhasil menangkap budiono tan dengan penangkapan tersebut harus ada solusi bagi petani yang merasa di rugikan " kata lubuk kepada tribun minggu 11 01 2015 
seperti di beritakan budiono di ringkus jajaran pold kalimnatn barat setelah 5 tahun buron karean menunggak utang 480,7 miliar PT BIG Dengan 4 Anak Perusahaan nya merupakan perusahaan perkebunan yang di tunjuk sebagai perusahaan inti dalam program PIR Di ketapang 
pengejaran budiono Tan di lakukan sejak 2010 karena budiono punana karena banyak kolega rencana penyergapan polisi kerap bocor namun ia tidak berkutik ketakika di tangkap di jakarta barat sabtu (10/1)
" kalau kami dari petani bukan budiono tan yang kami harapakan tetapi hak hak kami sebagai petani yang sudah rugi harus di penuhi dia itu tersangkut kasus kebun dan hutang piutang ujar nya "